hari berganti hari
waktu pun terus berlalu
seperti layaknya waktu yang berputar
cuaca pun berganti dari kemarau menjadi hujan
dan hujan menjadi kemarau
selayaknya hati ku yang berubah-ubah
bersabar dan terus mencoba
melakukan hal yang aku percaya
yang mungkin tak semua orang bisa terima
karena tak semua orang mengerti dan merasakan yang ku rasa
tetapi layaknya musim yang berganti
terkadang di musim hujan menjadi kemarau dan sebaliknya
secara tiba-tiba cuaca tak bisa di terka
karena alam sudah tak bisa di mengerti
sama hal nya dengan perasaan ku
terkadang sedih menjadi senang,
senang pun menjadi sedih
membuat sahabat-sahabat ku bingung
melihatu seperti orang gila
seperti seorang anak itik yang kehilangan induknya
saat ini pun malam begitu dingin
dan siang begitu panas
menanti datangnya hujan
menyejukan hati yang sedang kebingungan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar